Dia berharap dengan diadakannya evaluasi dan sosialisasi Gebrak Tegas, daerah yang belum menginput pelaporan data rutin, sasaran balita pada Aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM) diharapkan dapat diinput secara full coverage sehingga pemantauan tumbuh kembang dan status gizi tersedia by name by address.
“Kami berharap melalui gerakan Gebrak Tegas ini, tingkat stunting di Kabupaten Tangerang dapat menurun sesuai target yang ditetapkan sebesar 13,7 persen. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya dan kerjasama dengan Puskesmas guna mencapai hasil yang lebih baik dalam mendukung kesehatan balita di Kabupaten Tangerang,” ujar Muchlis.
Sebagai informasi, pada 14 Februari nanti, tepatnya pada saat pelaksanaan Pemilu Serentak, setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Tangerang akan melakukan pengecekan kesehatan serta pemberian vitamin kepada 83.000 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selama Pemilu berlangsung.
Follow Berita infotangerang.com di Google News
(Ard/Ard)

