<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dewan pers &#8211; infotangerang.com</title>
	<atom:link href="https://www.infotangerang.com/tag/dewan-pers/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.infotangerang.com</link>
	<description>Multimedia Tangerang Raya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2026 02:47:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2025/10/cropped-Logo-INFOTANGERANG-32x32.png</url>
	<title>dewan pers &#8211; infotangerang.com</title>
	<link>https://www.infotangerang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SMSI Minta Dewan Pers Sederhanakan Verifikasi Media di Era Digital</title>
		<link>https://www.infotangerang.com/smsi-minta-dewan-pers-sederhanakan-verifikasi-media-di-era-digital/</link>
					<comments>https://www.infotangerang.com/smsi-minta-dewan-pers-sederhanakan-verifikasi-media-di-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[-]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 02:47:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[dewan pers]]></category>
		<category><![CDATA[era digital]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[smsi]]></category>
		<category><![CDATA[verifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.infotangerang.com/?p=1528</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, infotangerang.com &#8211; Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia. Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru dalam penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada model media [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com/smsi-minta-dewan-pers-sederhanakan-verifikasi-media-di-era-digital/">SMSI Minta Dewan Pers Sederhanakan Verifikasi Media di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com">infotangerang.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<img fetchpriority="high" decoding="async" width="925" height="694" src="https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2026/05/Ketum-Firdaus.jpg" class="attachment-full size-full wp-post-image" alt="" style="float:right; margin:0 0 10px 10px;" srcset="https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2026/05/Ketum-Firdaus.jpg 925w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2026/05/Ketum-Firdaus-300x225.jpg 300w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2026/05/Ketum-Firdaus-768x576.jpg 768w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2026/05/Ketum-Firdaus-24x18.jpg 24w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2026/05/Ketum-Firdaus-36x27.jpg 36w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2026/05/Ketum-Firdaus-48x36.jpg 48w" sizes="(max-width: 925px) 100vw, 925px" /><p><strong>JAKARTA, infotangerang.com &#8211;</strong> Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia.</p>
<p>Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru dalam penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada model media konvensional dengan kantor fisik dan struktur organisasi besar.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Firdaus di sela-sela Fun Walk Dewan Pers bersama awak media dan masyarakat dalam rangka memperingati World Press Freedom Day (WPFD) 2026 yang secara internasional diperingati setiap tanggal 3 Mei, Dewan Pers pada hari ini, 10 Mei 2026.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Firdaus menilai fenomena media homeless merupakan realitas baru dalam dunia pers dan komunikasi publik yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan era digitalisasi. Ia berharap keberadaan media jenis tersebut dapat diterima oleh masyarakat pers nasional, termasuk oleh Dewan Pers, sebagai bagian dari ekosistem media massa modern.</p>
<p>“Perkembangan media digital saat ini sudah sangat terbuka. Banyak kreator informasi yang bekerja secara mandiri, tanpa kantor fisik, tetapi mampu menghadirkan informasi secara cepat dan menjangkau audiens luas. Fenomena ini tidak bisa diabaikan,” ujar Firdaus.</p>
<p>*Fenomena Media “Homeless”*</p>
<p>Istilah “media homeless” atau Media Baru merujuk pada saluran informasi atau kreator konten digital yang menyajikan berita maupun informasi layaknya media massa, namun tidak memiliki struktur redaksi konvensional, kantor tetap, maupun sistem administrasi sebagaimana perusahaan pers pada umumnya.</p>
<p>Model ini berkembang pesat melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, podcast, maupun media sosial lainnya. Sebagian besar dijalankan secara mandiri dari rumah atau secara remote dengan dukungan perangkat digital sederhana.</p>
<p>Selain menyampaikan informasi aktual, sebagian kreator juga mengembangkan konten berbasis gaya hidup, home living, dekorasi rumah, hingga aktivitas keseharian yang dikemas secara informatif dan menarik.</p>
<p>Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, konten tersebut mampu membangun audiens yang besar meskipun diproduksi tanpa fasilitas perusahaan media besar.</p>
<p>Menurut Firdaus, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini memiliki alternatif baru dalam memperoleh informasi. Karena itu, regulasi pers dinilai perlu lebih adaptif terhadap perubahan zaman.</p>
<p>Evaluasi terhadap Sistem Verifikasi Media</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyinggung sistem verifikasi administrasi media yang diterapkan Dewan Pers. Ia menyebut masih banyak perusahaan pers, khususnya media siber daerah dan media kecil, yang mengalami kesulitan memenuhi persyaratan verifikasi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com/smsi-minta-dewan-pers-sederhanakan-verifikasi-media-di-era-digital/">SMSI Minta Dewan Pers Sederhanakan Verifikasi Media di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com">infotangerang.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.infotangerang.com/smsi-minta-dewan-pers-sederhanakan-verifikasi-media-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Marak Jurnalis Rangkap Jabatan Jadi Ormas-LSM, Dewan Pers: Akan Lebih Baik Mengundurkan Diri</title>
		<link>https://www.infotangerang.com/marak-jurnalis-rangkap-jabatan-jadi-ormas-lsm-dewan-pers-akan-lebih-baik-mengundurkan-diri/</link>
					<comments>https://www.infotangerang.com/marak-jurnalis-rangkap-jabatan-jadi-ormas-lsm-dewan-pers-akan-lebih-baik-mengundurkan-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ardiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2024 08:51:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[dewan pers]]></category>
		<category><![CDATA[mengundurkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[ormas-lsm]]></category>
		<category><![CDATA[rangkap jabatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.infotangerang.com/?p=560</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, InfoTangerang.com &#8211; Rangkap profesi di kalangan jurnalis kini semakin marak terjadi. Fenomena munculnya seorang jurnalis merangkap sebagai anggota LSM ataupun seorang jurnalis merangkap sebagai anggota Ormas mendapat sorotan dari Dewan Pers. Dewan Pers meminta kepada seluruh jurnalis atau wartawan yang terlibat dalam kegiatan baik sebagai anggota ataupun pengurus pada LSM atau Ormas tertentu agar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com/marak-jurnalis-rangkap-jabatan-jadi-ormas-lsm-dewan-pers-akan-lebih-baik-mengundurkan-diri/">Marak Jurnalis Rangkap Jabatan Jadi Ormas-LSM, Dewan Pers: Akan Lebih Baik Mengundurkan Diri</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com">infotangerang.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<img decoding="async" width="647" height="435" src="https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2024/01/Logo-Dewan-Pers.jpg" class="attachment-full size-full wp-post-image" alt="" style="float:right; margin:0 0 10px 10px;" srcset="https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2024/01/Logo-Dewan-Pers.jpg 647w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2024/01/Logo-Dewan-Pers-300x202.jpg 300w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2024/01/Logo-Dewan-Pers-24x16.jpg 24w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2024/01/Logo-Dewan-Pers-36x24.jpg 36w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2024/01/Logo-Dewan-Pers-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 647px) 100vw, 647px" /><p><strong>Jakarta, <a href="http://Infotangerang.com" target="_blank" rel="noopener">InfoTangerang.com</a> &#8211;</strong> Rangkap profesi di kalangan jurnalis kini semakin marak terjadi.</p>
<p>Fenomena munculnya seorang jurnalis merangkap sebagai anggota LSM ataupun seorang jurnalis merangkap sebagai anggota Ormas mendapat sorotan dari Dewan Pers.</p>
<p>Dewan Pers meminta kepada seluruh jurnalis atau wartawan yang terlibat dalam kegiatan baik sebagai anggota ataupun pengurus pada LSM atau Ormas tertentu agar mengundurkan diri dari aktivitasnya.</p>
<p>Hal ini dikarenakan telah menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat merasa tidak nyaman dan terusik oleh berbagai aktivitas LSM atau Ormas berkedok jurnalis.</p>
<p>Sebagian besar wartawan merangkap pengurus LSM dan Ormas ini dalam aktivitas jurnalistiknya selalu mencampuradukkan antara kepentingan jurnalistik dengan agenda-agenda LSM atau Ormasnya.</p>
<p>Hal tersebut tentu saja membuat <strong>Independensi Pers</strong> tercederai dan ternodai oleh oknum-oknum yang membenarkan praktik-praktik melawan hukum dengan berlindung pada jubah pers.</p>
<p>Menyikapi hal ini, Dewan Pers mengeluarkan <em>Imbauan Nomor: 02/S-DP/XI/2023 Tentang Perangkapan Profesi Wartawan dan Keanggotaan LSM</em> yang diterbitkan di Jakarta (20/11/2023) dengan ditandatangani Ketua Dewan Pers Dr. Ninik Rahayu, SH, MS.</p>
<p>Dalam imbauan itu, Dewan Pers mengatakan “Hak menjadi aktivis LSM dan Ormas adalah sesuatu yang dijamin oleh konstitusi, akan tetapi, untuk menjaga keprofesionalan tugas-tugas jurnalistik, maka seorang jurnalis atau wartawan selayaknya bisa membedakan dan memisahkan kepentingan kedua jenis profesi tersebut.”</p>
<p>“Akan Lebih baik lagi, bila wartawan itu mengundurkan diri dari keanggotaan LSM atau Ormas tertentu itu demi menjaga kemurnian dan profesional dalam kegiatan Jurnalistik nya,” (seru Dewan Pers sebagaimana dikutip dari Seruan Dewan Pers Nomor: 02/S-DP/XI/2023).</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com/marak-jurnalis-rangkap-jabatan-jadi-ormas-lsm-dewan-pers-akan-lebih-baik-mengundurkan-diri/">Marak Jurnalis Rangkap Jabatan Jadi Ormas-LSM, Dewan Pers: Akan Lebih Baik Mengundurkan Diri</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com">infotangerang.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.infotangerang.com/marak-jurnalis-rangkap-jabatan-jadi-ormas-lsm-dewan-pers-akan-lebih-baik-mengundurkan-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
