<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perampasan aset &#8211; infotangerang.com</title>
	<atom:link href="https://www.infotangerang.com/tag/perampasan-aset/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.infotangerang.com</link>
	<description>Multimedia Tangerang Raya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Sep 2025 22:57:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2025/10/cropped-Logo-INFOTANGERANG-32x32.png</url>
	<title>perampasan aset &#8211; infotangerang.com</title>
	<link>https://www.infotangerang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset</title>
		<link>https://www.infotangerang.com/5-pasal-kontroversi-dan-multitafsir-ruu-perampasan-aset/</link>
					<comments>https://www.infotangerang.com/5-pasal-kontroversi-dan-multitafsir-ruu-perampasan-aset/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[-]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 22:57:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[multitafsir ruu]]></category>
		<category><![CDATA[pasal kontroversi]]></category>
		<category><![CDATA[perampasan aset]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.infotangerang.com/?p=1445</guid>

					<description><![CDATA[<p>INFOTANGERANG.COM &#8211; Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang akan disahkan mendapat sorotan luas. Sebab RUU yang digadang-gadang sebagai senjata ampuh negara untuk melawan korupsi dan kejahatan luar biasa itu bisa disalahgunakan. Hal ini karena adanya beberapa pasal yang kontroversi dan multitafsir. RUU ini punya tujuan mulia. Tetapi ada 5 pasal yang harus dicermati karena hukum bisa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com/5-pasal-kontroversi-dan-multitafsir-ruu-perampasan-aset/">5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com">infotangerang.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<img fetchpriority="high" decoding="async" width="1022" height="707" src="https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2025/09/Dr.-Harris.jpg" class="attachment-full size-full wp-post-image" alt="" style="float:right; margin:0 0 10px 10px;" srcset="https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2025/09/Dr.-Harris.jpg 1022w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2025/09/Dr.-Harris-300x208.jpg 300w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2025/09/Dr.-Harris-768x531.jpg 768w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2025/09/Dr.-Harris-24x17.jpg 24w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2025/09/Dr.-Harris-36x25.jpg 36w, https://www.infotangerang.com/wp-content/uploads/2025/09/Dr.-Harris-48x33.jpg 48w" sizes="(max-width: 1022px) 100vw, 1022px" /><p><strong><a href="http://infotangerang.com">INFOTANGERANG.COM</a> &#8211;</strong> Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang akan disahkan mendapat sorotan luas. Sebab RUU yang digadang-gadang sebagai senjata ampuh negara untuk melawan korupsi dan kejahatan luar biasa itu bisa disalahgunakan. Hal ini karena adanya beberapa pasal yang kontroversi dan multitafsir.</p>
<p>RUU ini punya tujuan mulia. Tetapi ada 5 pasal yang harus dicermati karena hukum bisa menjadi menakutkan daripada fungsi melindungi. Ini bisa menurunkan kepercayaan rakyat terhadap hukum dan negara. Sebelum disahkan, sebaiknya pasal-pasal tersebut diperbaiki.</p>
<p>Pasal 2 mendalilkan negara bisa merampas aset tanpa menunggu putusan pidana. Masalah yang timbul adalah menggeser asas praduga tak bersalah. Risikonya, pedagang atau pengusaha yang lemah dalam administrasi pembukuan, kekayaannya bisa dianggap &#8216;tidak sah&#8217;.</p>
<p>Demikian juga Pasal 3, yang menyatakan aset dapat dirampas meskipun proses pidana terhadap orangnya tetap berjalan. Ini akan menimbulkan dualisme hukum perdata dan pidana. Risikonya masyarakat bisa merasa dihukum dua kali: aset dirampas, sementara dirinya tetap diadili.</p>
<p>Berikutnya Pasal 5 ayat (2) huruf a, mengatakan perampasan dilakukan bila jumlah harta dianggap &#8216;tidak seimbang&#8217; dengan penghasilan sah. Persoalannya frasa kalimat &#8216;tidak seimbang&#8217; sangat subjektif. Risikonya seorang petani yang mewarisi tanah tanpa dokumen lengkap bisa dicurigai, karena asetnya dianggap lebih besar dari penghasilan hariannya.</p>
<p>Pasal 6 ayat (1) juga perlu dicermati. Aset bernilai minimal Rp 100 juta bisa dirampas. Persoalannya ambang batas nominal bisa salah sasaran. Karena seorang buruh yang berhasil membeli rumah sederhana Rp 150 juta bisa terjerat, sementara penjahat bisa menyiasati dengan memecah aset di bawah Rp 100 juta.</p>
<p>Selanjutnya Pasal 7 ayat (1) yang menyatakan aset tetap bisa dirampas meskipun tersangka meninggal, kabur, atau dibebaskan. Persoalannya hal ini bisa merugikan ahli waris dan pihak ketiga yang beritikad baik. Risikonya, anak-anak bisa kehilangan rumah warisan satu-satunya karena orang tuanya pernah dituduh tindak pidana.</p>
<p>Yang juga penting untuk dicermati adalah prosedur perampasan (blokir, sita, pembuktian), di mana didalilkan setelah aset disita, pihak yang keberatan harus membuktikan bahwa harta itu sah (reverse burden of proof). Ini membalik beban pembuktian ke rakyat. Risikonya, rakyat yang tidak paham hukum bisa kehilangan aset karena tidak mampu menunjukkan dokumen formal.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com/5-pasal-kontroversi-dan-multitafsir-ruu-perampasan-aset/">5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://www.infotangerang.com">infotangerang.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.infotangerang.com/5-pasal-kontroversi-dan-multitafsir-ruu-perampasan-aset/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
